Persamaan Transistor 1803

Persamaan Transistor 1803 beserta Datasheet Lengkapnya

Diposting pada

Rekomend.id – Persamaan Transistor 1803 beserta Datasheet Lengkapnya. Transistor 1803 adalah salah satu jenis transistor yang sering digunakan dalam rangkaian elektronik. Transistor ini tergolong jenis PNP dan memiliki daya hingga 3 Watt.

Dalam artikel ini, rekomend.id akan membahas persamaan transistor 1803 beserta datasheet lengkapnya.

Deskripsi Transistor 1803

Transistor 1803 adalah komponen elektronika umum yang sering digunakan dalam berbagai sirkuit elektronik, baik itu proyek mahasiswa, pelajar, maupun perangkat elektronik komersial.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, transistor ini termasuk dalam jenis bipolar PNP dengan kemampuan penguatan sinyal yang tinggi.

Transistor ini dikemas dalam bentuk paket kemasan plastik TO-92 yang solid, meskipun beberapa produsen mengemasnya dalam kemasan yang berbeda. Namun pada umumnya, transistor 1803 hadir dalam kemasan TO-92.

Besar penguatan sinyal atau gain yang dimiliki oleh transistor ini cukup baik, yaitu sekitar 100. Dengan tingkat penguatan sebesar ini, kita dapat menggunakannya pada sistem penguat sinyal sebagai bagian dari driver.

Namun, kita perlu memperhatikan cara memberikan tegangan bias pada kaki basis transistor agar tidak terlalu tinggi, karena dapat menyebabkan transistor mudah panas.

Beban arus maksimum transistor ini mencapai 10A dengan besar tegangan kolektor-emitor mencapai 700 Volt. Karena itu, transistor 1803 ideal digunakan pada sirkuit switching daya untuk menangani beban maksimum sebesar 10A.

Persamaan Transistor 1803

Persamaan transistor 1803 adalah sebagai berikut:

  • VCEO = -40 V
  • IC = -0,5 A
  • IB = -0,05 A
  • hFE = 120 – 400
  • ft = 20 MHz

Keterangan:

  • VCEO adalah tegangan maksimum antara collector dan emitter saat basis terbuka.
  • IC adalah arus kolektor maksimum yang dapat ditahan oleh transistor saat basis terbuka.
  • IB adalah arus basis yang dibutuhkan untuk membuka transistor.
  • hFE adalah gain arus DC antara basis dan kolektor.
  • ft adalah frekuensi transit cutoff, yaitu frekuensi maksimum pada saat transistor masih bisa menguatkan sinyal.

Contoh Persamaan Transistor 1803

Terdapat beberapa persamaan transistor yang setara dan bisa menggantikan transistor 1803, karena memiliki fitur dan spesifikasi tegangan yang setara. Berikut ini adalah daftar beberapa persamaan transistor 1803:

  • MD1802FX
  • MD1803DFP

Transistor Persamaan Pengganti 1803

Pada dasarnya, kita dapat mengganti jenis transistor apapun dengan transistor lainnya, namun dengan syarat transistor pengganti tersebut memiliki fitur dan spesifikasi yang sama atau lebih tinggi. Oleh karena itu, saat mengganti transistor, kita tidak hanya perlu berpedoman pada transistor persamaannya saja.

Namun, kita perlu memperhatikan spesifikasi tegangan dan arus listrik maksimum yang dimiliki oleh transistor pengganti atau equivalent tersebut.

Sebagai contoh, jika transistor yang hendak digantikan memiliki arus kolektor maksimum sebesar 0,5 A, maka kita harus mencari transistor equivalent yang memiliki arus kolektor maksimum setidaknya sebesar 0,5 A atau bahkan lebih besar.

Hal ini bertujuan untuk menghindari transistor bekerja terlalu melebihi batasnya yang dapat menyebabkan transistor mudah panas dan rusak.

Fitur dan spesifikasi setiap transistor dapat diketahui melalui keterangan datasheet transistor tersebut yang dikeluarkan oleh produsen pembuatnya.

Susunan Pin Persamaan Transistor Pengganti 1803

Selain itu, hal penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan transistor pengganti adalah mengetahui susunan setiap pin pada transistor pengganti yang akan digunakan. Perlu diingat, konfigurasi kaki transistor pengganti tidak selalu sama dengan transistor aslinya yang hendak diganti.

Oleh karena itu, kita harus memahami posisi masing-masing terminal pada transistor pengganti tersebut agar tidak salah memasangnya pada sirkuit.

Jika terjadi kesalahan dalam pemasangan, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada transistor dan bahkan pada sirkuit elektronik secara keseluruhan.

Informasi Datasheet Persamaan Transistor 1803

Datasheet adalah dokumen yang berisi keterangan detail tentang suatu komponen elektronika. Dokumen ini berisi informasi tentang fitur, karakteristik, kemampuan, dan dimensi komponen secara keseluruhan.

Dengan memahami data teknis yang terdapat pada datasheet suatu komponen elektronika, kita dapat menentukan kemampuan dan fungsi komponen tersebut dalam rangkaian elektronika. Datasheet dapat menjadi acuan penting dalam perancangan dan penggunaan komponen elektronika dalam sebuah sirkuit.

Dibawah ini adalah karakteristik datasheet Transistor 1803 :

JenisNPN
TipeMD1803
Kemasan PaketTO-3PF
Nilai Penguatan ( hfe )Max. 5.5
Arus Kolektor ( IC )Max. 10A
Tegangan Emitor – Basis ( VEB )10 V
Tegangan Kolektor – Emitor (VCB )Max. 700 V
Tegangan Kolektor – Basis ( VCB )Max. 1500 V
Disisipasi Kolektor57 W
Frekuensi Transisi150 MHz
Nilai Noise– dB
Suhu kerjaMax. 150 °C

Fungsi dan Contoh Penggunaan

Transistor 1803 merupakan komponen elektronika yang sering digunakan pada berbagai aplikasi elektronika yang membutuhkan penguatan sinyal dan switching daya. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan transistor 1803:

  1. Penguat audio: Transistor 1803 digunakan sebagai penguat sinyal pada amplifier audio dengan daya kecil hingga menengah.
  2. Sirkuit driver motor DC: Transistor 1803 dapat digunakan pada sirkuit driver motor DC sebagai switch yang mengatur arus listrik pada motor.
  3. Sirkuit switching daya: Transistor 1803 sering digunakan pada sirkuit switching daya dengan beban maksimum 10A dan tegangan kolektor-emitornya mencapai 700 Volt.
  4. Sirkuit kontrol lampu: Transistor 1803 dapat digunakan pada sirkuit kontrol lampu sebagai switch yang mengatur arus listrik pada lampu.

Dalam aplikasi-aplikasi di atas, transistor 1803 berfungsi sebagai penguat sinyal dan switch yang dapat mengatur arus listrik. Dengan kemampuan penguatan sinyal yang tinggi, transistor 1803 dapat membantu meningkatkan kualitas sinyal dan efisiensi sistem elektronika.

Tips Agar Transistor Awet

Umumnya, setiap transistor sudah dirancang untuk dapat menangani tegangan hingga batas maksimal tertentu. Ada jenis transistor dengan tipe khusus yang dapat menangani tegangan hingga ratusan Volt, seperti transistor yang sering digunakan pada sirkuit sistem switching regulator tv atau rangkaian horizontal televisi yang mempunyai spesifikasi tegangan tinggi.

Meskipun transistor dapat berfungsi dengan baik ketika diberikan tegangan maksimal, sebaiknya kita membatasi tegangan yang diberikan menjadi 20% di bawah batas maksimalnya.

Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan pada transistor akibat bekerja terlalu keras. Sebagai contoh, jika batas maksimum tegangan kolektor – emitor sebuah transistor adalah 100 V, seharusnya kita memberikan tegangan kolektor – emitor maksimum sekitar 80 V saja. Dengan cara ini, transistor tidak akan cepat panas dan mampu bertahan lama.

Pada tipe transistor yang mampu menangani daya tinggi, sebaiknya dipasang pendingin yang memadai untuk menyerap panas secara optimal.

Panas yang dihasilkan oleh transistor yang cukup tinggi dapat mengurangi efisiensi kinerja transistor itu. Selain itu, paparan suhu panas yang tinggi juga dapat menyebabkan transistor menjadi mudah rusak atau mati.

Baca juga:

Penutup

Demikianlah artikel rekomend.id mengenai persamaan transistor 1803 beserta penjelasan mengenai fungsi dan contoh penggunaannya. Jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai transistor 1803, Anda dapat mencari datasheet transistor tersebut yang dikeluarkan oleh produsen pembuatnya.

Dalam datasheet tersebut akan terdapat informasi detail mengenai karakteristik, kemampuan, dan spesifikasi transistor 1803. Penting bagi kita untuk memperhatikan batas maksimal tegangan dan arus listrik saat menggunakan transistor, serta memperhatikan konfigurasi kaki transistor pengganti yang ingin digunakan.

Dengan memahami informasi teknis yang terdapat pada datasheet transistor, kita dapat memilih dan menggunakan komponen elektronika dengan tepat dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *